• Bandung
  • 10/04/2021
AKM simulasi jaringan sekolah
0 Comments

Banyak sekolah dilanda kepanikan jelang AKM yang akan dilaksanakan mulai bulan Maret 2021 mendatang. Termasuk dalam menyiapkan infrastruktur jaringan sekolah. Hal ini disampaikan oleh Kang Awan dari K2Net yang menjadi narasumber Webinar “Menyiapkan Infrastruktur Sekolah untuk AKM yang diselenggarakan Edubox pada 13 November lalu.

Kang Awan, dalam paparannya menyampaikan agar sekolah tidak panik yang berlebihan. Agar tidak panik, sekolah bisa menyimak beberapa fakta tentang AKM berikut ini, khususnya yang berhubungan dalam menyiapkan infrastruktur jaringan sekolah.

  • Asesmen Nasional dilaksanakan menggunakan komputer dan secara daring
  • Murid mengerjakan pada sesi dengan jadwal yang ditentukan dan dengan diawasi.
  • Guru dan kepala satuan pendidikan mengerjakan survei secara mandiri dengan periode waktu yang cukup panjang

Nah, setelah kita mengetahui fakta tersebut di atas, maka tim IT sekolah harus melaksanakan hal sebagai berikut :

  1. mempelajari hal-hal yang terkait dengan persiapan infrastruktur dalam kegiatan AKM
  2. memotret kondisi infrastruktur yang sudah ada dengan kebutuhan untuk AKM

Mempelajari hal-hal yang terkait dengan persiapan infrastruktur dalam kegiatan AKM

Dalam simulasi yang dilaksanakan oleh Kemdikbud beberapa waktu lalu, didapatkan data sebagai berikut

data kuota AKM

Dari data simulasi, kita bisa menarik kesimpulan sebagai berikut :

  • Dengan menggunakan fitur Camera, Kuota Data untuk 1 User Berkisar antara 12,53 MB – 39,03 MB.
  • Hal ini bergantung pada tipe soal (Kombinasi gambar, text), jumlah soal, dan perilaku user.
  • Jika dilakukan Perhitungan Pemakaian Kuota Data, perhitungan per soal (Download rerata 0,33 MB/Soal) maksimal 0,68 MB/Soal. (Upload permenit rerata 0,09 MB/Menit) Maksimal 0,22MB/Menit.

Memotret kondisi infrastruktur yang sudah ada dengan kebutuhan untuk AKM

Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana kondisi infrastruktur jaringan di sekolah kita? Sudahkah komputer/laptop yang tersedia di sekolah sesuai dengan kebutuhan minimum untuk AKM? Apakah infrastruktur jaringan di sekolah sudah tersedia? dan Sudahkah sekolah memiliki koneksi internet dengan bandwith yang diperlukan untuk pelaksanaan AKM?

Jika sekolah sudah memiliki perangkat klien yang memadai, infrastruktur jaringan yang sudah cukup baik/baik/bahkan sangat baik ditunjang dengan bandwidth internet yang cukup, berarti sekolah tidak harus menyiapkan infrastruktur secara khusus untuk kegiatan AKM paling hanya pengecekan dan perawatan.

Namun jika belum memiliki 3 hal di atas, ada baiknya tim IT Sekolah segera menyiapkannya agar pelaksanaan AKM bisa berjalan dengan baik. Optimalisasi juga diperlukan jika sekolah sudah mempunyai infrastruktur jaringan namun belum dikelola dengan baik. Misalnya pengaturan kabel jaringan yang berantakan, penamaan Access Point yang sama, dll. Hal ini akan merepotkan dalam pengelolaan jaringan, dan akan memakan waktu pada saat ada troubleshooting.

Dalam webinar, Kang Awan juga menyampaikan titik berat penyiapan tim IT sekolah untuk jenjang sekolah dasar. Karena pada jenjang sekolah dasar, biasanya belum ada tim IT sekolah yang bertugas khusus untuk menyiapkan dan mengelola jaringan infrastruktur sekolah.

Jika sobat guru ingin mendengar lebih lengkap paparan kang Awan tentang persiapan jelang AKM, silakan untuk klik link berikut . Dan jika ingin mendapatkan materi presentasinya bisa tinggalkan email di kolom komen dan kami akan kirimkan.

Author

pinisiedu@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *